Kesusastraan
Berdasarkan
sifat rekaan (fictionality), nilai seni (esthetic value), dan penggunaan bahasa
khas (special use of language) sastra dibedakan menjadi dua yaitu sastra
nonimajinatif dan sastra imajinatif. Kedua genre sastra ini tentunya memiliki
perbedaan yang sangat kontras, meskipun keduanya sama-sama memenuhi syarat
estetika seni.
Sastra
nonimajinatif cenderung menggunakan bahasa yang bermakna denotatif dan lebih mengandung
unsur faktual, sedangkan sastra imajinatif cenderung menggunakan bahasa yang
bermakna konotatif dan lebih mengandung sifat khayali yang tinggi/bersifat
imajinatif. Sastra imajinatif memiliki daya fiksionalitas yang lebih tinggi
dibandingkan dengan sastra nonimajinatif.
Sastra
Nonimajinatif terdiri dari; Esei : Karangan
pendek tentang fakta yang diuraikan menurut pandangan pribadi penulisnya dengan
gaya yang akrab, bersahabat, dan familiar. Terdapat beberapa macam esai yaitu :
Esei Formal; cenderung menggunakan bahasa yang lugas, mengikuti aturan-aturan
penulisan, serta mementingkan pemikiran dan kedalaman analisis. Esei Personal;
cenderung bergaya bahasa lebih bebas, memiliki keleluasaan unsur pemikiran dan
perasaan, serta unsur pribadi dalam diri penulis mudah dilihat. Esei Deskripsi;
menggambarkan fakta apa adanya tanpa penjelasan dan penafsiran fakta (memotret,
melaporkan). Esei Ekspresi; menggambarkan fakta dengan menjelaskan rangkaian
sebab-akibat, kegunaan,dll. Esei Argumentasi; menunjukkan fakta, memunculkan
persoalan, melakukan analisis, dan menarik kesimpulan. Esei Narasi;
menggambarkan fakta berdasar urutan spasial dan kronologis dalam bentuk cerita.
Kritik : Menilai karya seni, sastra dengan menunjukkan kelebihan dan kekurangan
serta menawarkan alternatif penyelesaiannya. Biografi : Cerita yang berisi
kehidupan seseorang yang ditulis oleh orang lain. Otobiografi : Biografi yang
telah ditulis oleh tokohnya atau orang lain atas penuturan dan sepengetahuan
tokohnya. Sejarah : Cerita tentang sesuatu yang dipandang dari konteks zaman
atau babakan zaman yang didasarkan atas sumber tertulis maupun tidak tertulis.
Memoar : Karya yang memiliki kemiripan dengan otobiografi, namun membatasi
daripada sepenggal perjalanan tokohnya. Catatan Harian : Catatan yang ditulis
seseorang tentang diri atau lingkungannya yang menarik dan berkesan menurutnya.
Dan yang terakhir adalah surat-surat.
Sastra
Imajinatif terdiri dari; Prosa Fiksi :
Cerita rekaan yang berdasarkan dari fakta dan realitas. Prosa fiksi ini terdiri
atas; Cerita Pendek (Cerpen) : Prosa yang relatif pendek. Novelet : Bentuk
prosa yang panjangnya antara cerpen dan novel. Novel/roman : Cerita dalam
bentuk prosa fiksi dalam ukuran yang luas. novel/roman ini terdiri atas; Novel
Percintaan : Novel yang melibatkan peranan tokoh wanita dan pria secara
seimbang, tetapi terkadang wanita lebih dominan. Novel Petualangan : Novel yang
melibatkan banyak masalah dunia laki-laki. Novel Fantasi : Novel yang bercerita
tentang hal-hal yang tidak realistis dan tidak logis serta serba tidak mungkin
dilihat dari pengalaman sehari-hari. Drama : Karya sastra yang mengungkapkan
cerita melalui dialog para tokoh. Puisi : Jenis sastra imajinatif yang
mengutamakan unsur fiksionalitas, nilai seni, dan rekayasa bahasa.puisi ini
terdiri dari : Puisi Epik : Puisi yang disampaikan oleh penyair dalam bentuk
sebuah cerita. Puisi Lirik : Puisi yang lebih menyuarakan pikiran dan perasaan
pribadi penyair. Puisi lirik ini terdiri atas; Puisi Afektif; menekankan
pentingnya mempengaruhi perasaan pembaca. Puisi Kognitif; menekankan isi
gagasan penyair. Puisi Ekspresif; menonjolkan ekspresi pribadi penyair. Elegi;
berisi ratapan kematian terutama pada sosok yang dikagumi atau dicintai
penyairnya. Hymne; berisi pemujaan kepada sesuatu yang lebih besar dan berarti
bagi sang penyair. Ode; berisi pujaan terhadap seorang pahlawan atau tokoh yang
dikagumi penyair. Epigram; berisi ajaran kehidupan yang bersifat mennurui serta
berbentuk pendek dan bergaya ironi. Sajak Humor; berisi hiburan baik dalam isi
maupun teknik sajaknya. Pastoral; berisi gambaran kehidupan kaum gembala atau
petani di sawah. Idyl; berisi nyanyian tentang kehidupan pedesaan, perbukitan,
dan padang-padang. Satire; berisi ejekan dengan maksud memberi kritik. Parodi;
berisi ejekan yang ditujukan pada karya seni tertentu. Puisi Dramatik : Puisi
yang berisi analisis watak seseorang baik yang bersifat historis, mitos, atau
fiktif ciptaan seorang penyair.
Komentar
Posting Komentar