Pengantar Ilmu Budaya

 


PENGANTAR ILMU BUDAYA

 

 

 

 

 

 

Nama Kelompok :


ABDULLAH SYAROFI            (121111132)



SASTRA INDONESIA

FAKULTAS ILMU BUDAYA

UNIVERSITAS AIRLANGGA

2011

 

SISTEM PERALATAN HIDUP DAN TEKNOLOGI

Teknologi adalah salah satu komponen kebudayaan yang menyangkut teknik produksi, memakai dan memelihara peralatan dan perlengkapan. Teknologi tercipta dalam cara – cara manusia mengatur masyarakat untuk mengekspresikan rasa keindahan maupun produksi suatu kesenian. Menurut salah satu tokoh yang bernama Judistira K.Garna (1992 : 1) mengatakan bahwa suatu  perubahan selalu berlaku pada semua masyarakat, setiap saat dimanapun mereka hidup dan berada. Kadangkala perubahan itu berlangsung secara tiba-tiba dan serentak. Dari pendapat diatas jelas sekali bahwa tidak ada suatu budaya pun didunia ini yang bersifat statis.

Sesuai dengan uraian Ahmad Hadi ( 1994:61-128) bahwa teknologi peralatan masyarakat sunda dapat dibagi kedalam empat bagian :


1). Teknologi peralatan rumah tangga.
2). Teknologi peralatan berburu.
3). Teknologi peralatan pertanian.
4). Teknologi poeralatan transportasi.


1). Teknologi Peralatan Rumah Tangga
Teknologi peralatan rumah tangga dalam kehidupan masyarakat sunda diantaranya :
Aseupan, terbuat dari bambu gunanya untuk menanak nasi.

2). Teknologi Peralatan Berburu
Teknologi peralatan untuk menangkap binatang dalam kehidupan masyarakat sunda diantaranya :
Bandring, terbuat dari kayu dan karet gunanya untuk melemparkan batu dalam menangkap burung.

3) Teknologi Peralatan Pertanian
Teknologi peralatan pertanian dalam kehidupan masyarakat sunda dibagi kedalam dua kelompok masyarakat yaitu:
a. Masyarakat sawah, peralatan yang digunakan diantaranya adalah :
pacul, terbuat dari tipis dan lebar memakai gagang guannya untuk menggali lobang untuk menggali lobang atau menggemburkan tanah..

b. Masyarakat ladang, peralatan yang digunakan diantaranya adalah :
Bedog, terbuat dari besi gunanya untuk memotong kayu atau pohon.
Arit, terbuat dari besi berbentuk bulan sepasi gunanya untuk memotong rumput.

4) Teknologi Peralatan Transportasi
Teknologi peralatan transportasi dalam kehidupan masyarakat sunda diantaranya adalah:
Delman, kretek, alat transportasi yang terbuat dari kayu dan besi dengan tutup atas plastik atau terpal, kapasitas penumpang enam orang termasuk kusir dan ditarik oleh kuda dan kondisi kendaraan agak tinggi dari dokar dan sado.

                  Di dalam keseharian kita Sistem peralatan hidup dan teknologi di bagi menjadi 7, yaitu :

1.      Alat-alat produktif

Alat yang digunakan untuk memudahkan kegiatan manusia dalam proses produksi. Contoh :

a.       Bidang Pertanian

Pada jaman dahulu manusia mengolah sawah atau ladang menggunakan tenaga hewan, seperti sapi atau kerbau. Ketika memasuki masa perundagian, manusia mulai menggunakan cangkul untuk bercocok tanam. Setelah memasuki masa modern manusia mulai membuat mesin yang memudahkan proses produksi sehingga hasil yang hasil pertanian lebih maksimal.

b.      Bidang Industri

Sebelum revolusi industri, manusia menggerakkan kegiatan industrinya dengan menggunakan tenaga manusia. Namun seiring berkembangnya ilmu pengetahuan, manusia mulai mengembangkan alat-alat atau mesin yang dapat memudahkan kegiatan mereka. Sehingga pemanfaatan tenaga manusia menjadi berkurang dan dialihkan pada pemanfaatan tenaga mesin.

2.      Senjata

Semua jenis benda yang digunakan untuk berkelahi atau berperang, berburu, membela diri atau melukai/membunuh.Perkembangan senjata dimulai dari masa prasejarah, pada jaman itu manusia menggunakan batu dan tulang untuk berburu. Setelah itu manusia mulai mengenal teknologi logam dan mulai mengembangkannya menjadi senjata, berupa pedang, tombak, dll.

                                                       

3.      Wadah

Tempat untuk menaruh, menyimpan sesuatu. Bahannya bisa terbuat dari apapun. Wadah paling banyak digunakan untuk peralatan dapur. Dulu wadah dibuat dari tanah liat (gerabah) dan kayu. Setelah ditemukan logam, manusia mulai beralih menggunakan logam sebagai wadah karena lebih kuat dan cepat panas bila digunakan untuk memasak

4. Alat-alat menyalakan api

Pada masa prasejarah, manusia menggunakan batu dan kayu sebagai pemantik api. Dengan cara menggesekkan kedua batu atau kayu tersebut di dedaunan kering sehingga menghasilkan percik api sehingga terciptalah api. Setelah itu manusia menggunakan minyak dari hewan sebagai bahan bakar. Pada masa prasejarah manusia hanya mengumpulkan bahan makanan tanpa diolah terlebih dahulu. Setelah ditemukan api, manusia mulai mengolah makanan tersebut dengan menggunakan rempah-rempah untuk menambah rasa. Pada masa sekarang manusia mulai mengolah berbagai macam bahan makanan dengan teknologi yang sudah modern. Dan mengembangkan berbagai macam olahan makanan dalam bentuk junk food ataupun fast food.

 

 

5. Pakaian

Awal perkembangannya, manusia memanfaatkan tumbuhan dan kulit pohon untuk menutupi tubuhnya. Setelah memasuki masa berburu, manusia mulai memanfaatkan kulit hasil buruannya untuk dijadikan pakaian.

6.Tempat berlindung

Tempat berlindung yang digunakan manusia mulai dari masa prasejarah yang hanya di dalam gua, di atas pohon, atau membuat pondokan sederhana dari kayu dan daun. Setelah ditemukan semen sebagai perekat, pasir, tanah liat, dan pewarna manusia mulai membangun rumah yang lebih kuat, kokoh, bahkan indah. Di masa sekarang, manusia membangun gedung-gedung pencakar langit dan rumah-rumah dengan desain yang indah yang dipadukan dengan teknologi canggih untuk menambah kenyamanannya.

7.Alat transportasi

Alat transportasi memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Transportasi digunakan sebagai sarana penghubung anatara satu tempat dengan tempat lainnya. Manusia membutuhkan alat transportasi untuk mempermudah kegiatannya, karena semakin besar masyarakat semakin luas pula wilayahnya dan semakin jauh jarak untuk berinteraksi. Alat transportasi umumnya ada tiga, yaitu :

a.       Transportasi darat

Manusia menjinakkan bintang liar dan menggunakannya sebagai alat transportasi. setelah itu, manusia menemukan roda dan mengembangkannya menjadi pedati (kereta yang ditarik oleh hewan). Setelah revolusi industri, manusia mengembangkan mesin uap sebagai saran transportasi jarak jauh, berupa kereta uap. Teknologi dan ilmu pengetahuan semakin berkembang manusia mulai menciptakan mesin diesel pada mobil. Pada perkembangannya, saat ini manusia mulai mengembangkan kendaraan yang ramah lingkungan, efisien, dan cepat.

 

 

b.      Transportasi air

Dulu manusia menyusun bahan2 yang dapat mengambang di air, seperti batang pohon yang kemudian dibuat menjadi rakit atau perahu sederhana dan digerakkan dengan dayung atau layar. Setelah ditemukan mesin uap, manusia mulai membuat perahu berukuran besar dengan mesin uap yang mampu menjelajah lautan. Setelah itu berkembang mesin bermotor pada kapal yang semakin canggih dengan daya jelajah yang semakin jauh, serta tingkat keamanan dan kenyamanan yang semakin baik.

 

c.       Transportasi udara

Transportasi udara pertama kali bermula dari penemuan balon udara. Setelah itu, manusia menciptakan baling-baling dan mulai merancangnya menjadi pesawat sederhana. Perkembangan teknologi yang semakin maju, membuat manusia berlomba-lomba menciptakan berbagai macam transportasi udara, seperti pesawat terbang, roket, helikopter, dll. Bahkan sekarang telah diciptakan sarana transportasi yang dapat digunakan baik di darat, air, maupun udara, yaitu kendaraan amphibi. Namun dalam perkembangannya, alat transportasi juga digunakan dalam kancah peperangan, kendaraan di modifikasi dengan berbagai persenjataan modern. Transportasi merupakan bagian yang penting dalam kehidupan manusia yang pemanfaatannya dapat digunakan dalam berbagai bidang

Kesimpulan

Pada dasarnya, peralatan hidup dan teknologi manusia bermula dari yang paling sederhana dan berasal dari alam hingga yang paling canggih dan hasil dari olahan tangan manusia itu sendiri. Faktor yang paling berpengaruh terhadap proses perkembangan itu adalah ilmu pengetahuan dan pola pikir manusia yang semakin maju dari masa ke masa. Tingkat peradaban dan kebudayaan suatu masyarakat dapat dilihat pula dari sistem peralatan hidup dan teknologi yang mereka miliki. Semakin maju pola pikir dan tingkat ilmu pengetahuan, semakin tinggi tingkat peradaban dan kekayaan budaya mereka, khususnya budaya fisik

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BENTUK, MAKNA, DAN FUNGSI DALAM MANTRA PENGOBATAN DUKUN DI KABUPATEN LAMONGAN

Dialektologi