Pengantar Kesusastraan
RAUMANEN
JUDUL BUKU : RAUMANEN
PENGARANG : MARIANE KATTOPO
PENERBIT : METAFOR
INTERMEDIA INDONESIA
ISI :
134 HAL
Raumanen sebuah nama yang dipilih
Ane yaitu penulis dari novel ini menggambarkan sesosok Raumanen sebagai seorang
wanita yang hampir sempurna. Sosok wanita yang anggun, berwibawa, tegas,
pandai, rasional, namun tetap santun, demikianlah Raumanen digambarkan. Ia
merupakan tokoh utama yang akan dibahas dalam sinopsis berikut. Raumanen
adalah seorang gadis yang berasal dari Manado. Namun ia sudah lama
tinggal di Jakarta. Raumanen kuliah di salah satu peruruan tinggi di Jakarta.
Ia menambil jurusan hukum. Raumanen adalah cerminan ibu kartini pada
zaman masa modern.
Tokoh lain adalah Monang yang
memiliki watak digambarkan berbeda dari Manen. Monang adalah lelaki Batak yang
sangat manja dan dipuja oleh kedua orangtuanya. Monang adalah seorang pria
lulusan arsitek, ia adalah pria yang sangat tampan tidak ada seorang wanita pun
yang tidak tertarik oleh pesona wajah dan tutur katanya yang lembut tetapi juga
sangat berbisa. kehidupnya pun tercukupi berkat sokongan dari kedua orang
tuanya, tetapi orang tuanya sangat berpegang teguh pada adat yang akhirnya
dapat menjerat Monang.
Suatu hari, Raumanen tergoda
oleh rayuan Monang. Padahal pria itu hobi merayu wanita. Pria ini sering
berganti-ganti pacar alias playboy. Ia pun sangat senang berpesta dan
hura-hura. Bergelar insinyur
ditambah harta yang melimpah membuat Monang terkenal di antara rekan-rekannya.
Lelaki flamboyan ini juga memiliki rasa kepedulian yang tinggi. Ia sering
mengantarkan teman-temannya bila mereka ada acara. Ia tidak segan-segan
membantu rekannya yang membutuhkan bantuannya.
Kisah cinta Monang dan
Manen mulai terjalin di Bandung, kota dimana Monang dulu pernah menuntut ilmu
selama tujuh tahun. Kisah cinta mereka dimulai disaat keduanya mengisi acara
ospek yang diadakan unversitas tempat
Manen kuliah. Saat itu Monang mengajak Manen keluar untuk makan malam, setelah
mereka makan malam Manen mengusulkan untuk kembali ke tempat ospek tetapi tiba-tiba
saja Monang mengajak Manen ke suatu tempat di daerah dago Bandung, dan
disanalah Monang mencium Manen dengan cara dipaksa, Manen tersinggung karena ia
merasa bahawa ciuman itu akan diberikan kepada tunangannya atau calon suaminya,
bukan dengan orang yang tidak disukainya dan secara dipaksa pula, tetapi disitu
Monang meminta Manen untuk tidak membencinya, karena Monang merasa tidak tahu
bagaimana ia akan mengungkapkan perasaannya pada Manen, dan disitu pulalah ia
berkata pada Manen bahwa hidupnya tidak seperti Manen yang diberi kebebasan
penuh oleh orangtuanya untuk memilih apa yang terbaik untuknya, Monang berkata
bahwa seluruh hidupnya telah diatur oleh orangtuanya termasuk kuliah,
pekerjaannya, dan tidak ketinggalan masalah siapa yang harus menjadi pasangan
hidup Monang, Monang juga bercerita bahwa setelah ia menamatkan kuliahnya dua
tahun yang lalu ibunya selalu menyodorinya seorang calon istri untuk
mendapinginya, calon istri yang menurut ibunya haruslah berdarah murni Batak
dan yang paling cocok menurut hukum adat. Setelah kejadian tersebut Manen dan
Monang semakin bertambah akrab hanya saja Monang belum pernah sekalipun
mengunggkapkan perasaanya kepada Manen.
Di sisi lain , Raumanen
begitu demokratis mengungkapkan isi pikirannya.Begitu tajam dalam menilai
seseorang.Rasionalitas Raumanen yang tinggi membuatnya tak cemburu bila Monang
berdansa dengan wanita lain.Bahkan bermesraan dengan mereka.Bagi Raumanen hal
itu wajar . Ia menyadari sifat Monang dan membiarkan sifat itu berkembang
sekehendak pemiliknya.Itu karena keluarga Raumanen mendidik anaknya lewat pola
kedewasaan.Menekankan kebebasan berpendapat , kejujuran , dan keterbukaan dalam
segala aspek.Ayah Raumanen juga menekankan pentingnya pendidikan dan pentingnya
memiliki pikiran logis.Bagi Raumanen , logis bila Moang menyukai belaian wanita
yang lebih cantik dari dia. Raumanen sadar , Monang tetap akan kembali pada
dirinya, tambatan hati Monang.Sifat itu membuat Monang makin jatuh hati pada
Raumanen.Tak akan dilepaskan gadis itu sampai mati
Suatu
ketika terjadilah yang paling ditakuti Raumanen.Monang terlanjur merenggut
kesucian Manen di sebuah villa pada saat hari hujan.Kecewa dan putus asa
meliputi Manen.Gadis itu kehilangan harapan dan cita-cita.Ia berubah menjadi
gadis biasa yangb haus cinta dan perhatian.Janin dalam kandungannya semakin
besar.Sementara itu Monang bingung harus menjelaskan apa pada ibunya.Raumanen
tetaplah wanita.Meski selama ini rasionalitasnya mampu menopang hidup Manen
begitu kuat. Dulu tanpa Monang ia masih bisa beraktifitas seperti biasa. Bahkan
sebagai bintang kampus, ia sangat mandiri menata jalan hidupnya. Lain dulu lain
sekarang. Kini Raumanen mengandung benih Monang. Sifat perasa, halus, dan manja
tumbuh satu per satu tumbuh dalam diri Raumanen. Terkadang ia menjadi anak
kecil yang perlu belaian dan kata-kata mesra. Padahal sebelumnya, ia menganggap
itu semua gombal belaka. Ia perlu seseorang yang bertanggung jawab atas
hidupnya.
Monang pun merencanakan bahwa ia akan menikahi Manen dan segera pindah
dari
Manen duduk dikamarnya yang gelap fikirannya telah kosong. Tidak lama itu
Manen mendengar suara-suara, suara seseorang memanggilnya, suara seseorang
menggedor pintu kamarnya, sedang saat itu Manen telah tergeletak diatas
ranjangnya dengan lengan yang bersimbah darah.
Monang berubah linglung menghadapi kenyataan ini.Semua keceriaan , rayuan
, juga cinta matinya , selama ini ternyata tak cukup membenahi masalah.Monang
semakin lemah dan rapuh.Ia tak kuat memperjuangkan apa yang ia yakini.Ketika
berhadapan dengan ibu Monang , kontan Raumanen diusir dari rumah yang
dihadiahkan Monang untuk kekasih tercintanya itu.Monang berhasil ditekan ibunya
hingga ia tak berkutik.Kejantanan Monang seakan disumbing oleh hukum adat yang
kuat.Hukum yang memasung cinta mereka.Adat yang memisahkan kasih sayang murni
dua insan manusia.Monang harus dicoret dari silsilah keluarga bila tetap
bersama Manen.Bila itu terjadi , otomatis karir Monang sebagai insinyur pun
lenyap.Karena pekerjaan Monang ditunjang oleh keluarganya.Begitu pula dengan
harta Monang , semua hanya pemberian ibunya yang sewaktu-waktu dapat
disita.Hasil kerja Monang berupa rumah lengkap dengan isinya yang megah telah
diambil alih ibu Monang.Monang tak kuat dicap sebagai pemberontak seumur
hidup.Kekuatan pria dalam sosok Monang kalah oleh otoritas sang ibu.
Raumanen sangat kecewa saat
tak menemukan kepastian dalam diri Monang. Raumanen memilih untuk pergi dari
hidup Monang selamanya.Manen tinggal sendiri di pinggiran kota bersama bayi
yang dikandungnya .Tanpa kasih sayang suami pula tanpa arah
pasti.Bertahun-tahun Raumanen tinggal sendiri di rumah kecil jauh dari
keramaian kota.Anaknya tumbuh menjadi gadis kecil yang cantik.Sayang , tanpa
belaian dari sang ayah.Setiap natal , Monang menjenguk.Datang membawa hadiah
.Namun selang beberapa tahun pria yang dicintai Raumanen itu jarang
muncul.Ternyata sang insinyur uyang mulai tua itu berusaha melupakan
Raumanen.Rumah tangga Hamonangan Pohan sunyi dan kaku.Tak seorang bayi pun
lahir bagi istri Batak yang dibencinya itu.Bagi Monang , bayi dari rahim
Raumanen lah keturunan aslinya.
Suatu ketika Monang terbangun
dari mimpi buruk .Terbayang wajah ayu manado .Setelah sepuluh tahun tak
melihatnya lagi.Ya , Raumanen.Monang mendambakan senyum manis gadis malang yang
terdepak dari keluarga Batak.Insinyur itu segera melaju ke rumah Manen.Tak disangka Manen mati dengan
pisau yang menghujam perutnya.pertolongan rumah sakit sia-sia.Manen ada dalam
roh , Monag menangisi jasad Manen.Cinta terpisahkan oleh garis yang tak dapat
mereka tentang .
Komentar
Posting Komentar