Sastra Jawa
TUGAS SASTRA JAWA
PERIODISASI SASTRA
JAWA
NAMA
: ABDULLAH SYAROFI
NIM : 121111132
1.
Didalam
Widyaparwa No.30, Oktober 1986 dengan Judul " Aneka Periodisasi Sastra
Jawa " yang ditulis oleh Slamet Riyadi ,terbitan Balai Penelitian Bahasa
Yogyakarta.
Periodisasi
Sastra Jawa Menurut Departemen P.P dan K
Buku kesoesastraaan Djawi I terbitan Departemen |P.P dan K ( 1946 : 96-- 102 )
menjanjikan periodisasi sastra Jawa dengan judul " Babad Riwayate
Kesusastraan Jawa " sejarah kesusastraan Jawa.Sajian itu kemudian dimuat
dalam Jaya Baya no 52,tahun XXVI ( 1972,:14 dan 19 ) . Menurut
penulisnya,penggolangan karya sastra dalam buku itu berdasarkan pusat
pemerintahan yang berkaitan dengan kurun waktu .Penggolongan karya sastra itu
sebagai berikut :
a.
Kesusastraan zaman Hindu ( ± abad 1 )
Karya sastra pada zaman ini terbagi menjadi dua yaitu :
Karya sastra tua ditulis dengan menggunakan bahasa sansekerta.
Contoh : Prasasti Canggal dan Prasasti Dieng.
Karya sastra muda ditulis dengan menggunakan bahasa Jawa kuna,
Contoh : Mahabarata, Ramayana dan Bharatayuda,.
b.
Kesusatraan Zaman Majapahit (± abad XIV )
Karya sastra pada zaaman ini ditulis dengan menggunakan Bahsa Jawa Kuna
Contoh : Negarakertagama, Arjunawijaya dan Pararaton.
c.
Kesusastraan Zaman Islam (± abad XV )
Karya sastra pada zaman ini banyak terpegaruh dengan budaza Islam. Biasanya
karya sastra ini berupa suluk, babad, dan riwayat para nabi.
Contoh : Serat Pepali , menak Jugul Mudha.
d.
Kesusastraan Zaman Mataram (± mulai abad
XVII )
Hasil karya sastranya meliputi : Nitipraja, Panji Naggaini dan Paramayoga.
e.
Kesusastraan Zaman Sekarang ( ± mulai abad
XIX )
Merupakan kelanjutan dari karya sastra pada zaman Mataram, jadi kebanyakan
karya sastranya terpengaruh dengan budaya barat.
Contoh : Parama Basa, Jiwandana , Serat Riyanta, dan Putra Musibat.
Refrensi : http://ninkwidya.blogspot.com/2009/04/periodisasi-sejarah-sastra-jawa.html
2.
Periodisasi Sastra Jawa
Sebagai gambaran periodisasi Sejarah Sastra Jawa, akan ditampilkan beberapa
gambaran periodisasi yang termuat dalam Widyaparwa No.30, Oktober 1986 dengan
judul "Aneka Periodisasi Sastra Jawa" yand ditulis oleh Slamet
Riyadi,, terbitan Balai Penelitian Bahasa Yogyakarta.
A.
Periodisasi Sastra Jawa menurut Samidjo
v Kesusastraan Jawa Klasik
- Kesusastraan
zaman Hindu, misalnya Ramayana, Arjunawiwaha, dan Bharatayudha.
- Kesusastraan
zaman Majapahit, misalnya Negarakretagama, Pararaton, Sorandaka, dan Panji
Anggraeni.
- Kesusastraan
zaman Islam, misalnya Pepali, Suluk Wujil, Menak dan Ambya.
- Kesusastraan
zaman Surakarta awal, misalnya Serat Rama, Babad Tanah Jawi, Wicara Keras,
Wulang Reh, Kalatidha, dan Darmagandhul.
v Kesusastraan Jawa Baru
- Kesusastraan
Jawa zaman Surakarta akhir atau zaman peralihan, misalnya Panji Wulung,
Babad Serenan, Darmalaksita, dan Tripama
- Kesusatraan
Jawa zaman sekarang (mulai akhir abad XIX), misalnya Urap Sari,
Erang-rang, Rangsang Tuban, Purosani Pethi Wasiyat, Sri Kuning, dan O
Anakku.
B.
Periodisasi Sastra Jawa menurut R.M.Ng. Poerbatjaraka
Poerbatjaraka dalam bukunya Kapustakan Djawi (1952) dan Kepustakaan Djawa
(1954) membicarakan karya sastra Jawa dari tahun dan bahasa yang tertua hingga
tahun dan bahasa yang termuda. Pembicaraan itu mencakup 79 karya sastra, sejak
zaman Syailendra hingga zaman Pakubuwana IX, dikelompokkan menjadi tujuh
golongan, seperti berikut :
v Kitab-kitab Jawa kuna golongan tua
Yang
tergolong kitab-kitab ini misalnya Candakarana, Ramayana, dan beberapa parwa
dalam Mahabarata.
v Kitab-kitab Jawa kuna berbentuk
puisi
Yang
tergolong kitab-kitab ini misalnya Arjunawiwaha, Bharatayudha, dan Lubdaka.
v Kitab-kitab Jawa Kuna golongan Muda
Yang
tergolong kitab-kitab ini misalnya Nagarakretagama, Arjunawiwaha, dan
Nitisastra.
v Tumbuhnya bahasa Jawa tengahan
Kitab-kitab
yang dihasilkan pada periode ini misalnya Tantu Panggelaran, Calon Arang, dan
Pararaton.
v Kidung Jawa tengahan
Kitab-kitab
yang dihasilkan pada periode ini misalnya Dewaruci, Panji Anggraini, dan Sri
Tanjung.
v Zaman Islam
Kitab-kitab
yang dihasilkan pada periode ini misalnya Suluk Sukrasa, Nitisruati, dan Menak.
v Zaman Surakarta awal
Kitab-kitab
yang dihasilkan pada periode ini misalnya Bharatayudha, Babad Giyanti, dan
Cemporet.
C.
Periodisasi Sastra Jawa menurut Suryanto Sastroatmodjo
Suryanto Sastroatmodjo dalam makalahnya yang berjudul "Sastra Jawa :
Adakah Era Baru atau Alternatif-alternatif Baru" (1976) membuat
periodisasi sastra Jawa berdasarkan ciri-ciri pribadi, watak, dan suasana
zaman. Pada hakikatnya, pembuatan periodisasi itu berpijak pada latar belakang
sosial politik. Periodisasi karya Suryanto itu seperti berikut :
v Sastra Jawa Lama
- Sastra
Jawa lama sebelum zaman Majapahit (800-1293)
- Sastra
Jawa lama zaman Majapahit (1293-1518); dan
- Sastra
Jawa lama sesudah zaman Majapahit, yaitu zaman (Demak, Pajang, Mataram,
dan seterusnya : 1518-1700)
v Sastra Jawa Baru
- Sastra
Jawa baru sebelum zaman Ranggawarsita (1700-1800)
- Sastra
Jawa baru zaman Ranggawarsita (1800-1862)
- Sastra
Jawa baru sesudah zaman Ranggawarsita (1862-1900)
v Sastra Jawa modern
1.Sastra Jawa modern
(i) zaman Belanda (1900-1942)
(ii) zaman Jepang (1942-1945)
(iii) zaman kemerdekaan (1945-1955)
2.Sastra Jawa mutakhir
(i) zaman sebelum Orde Baru (1955-1965)
(ii) zaman Orde Baru ( 1965- )
Komentar
Posting Komentar